Umum

Akhirnya Ditangani: Ruas Jalan Jawi-Sipot yang Kerap Picu Kecelakaan Mulai Diperbaiki PUPR Aceh Barat

Meulaboh, Aceh Barat — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Barat akhirnya memulai perbaikan dan peningkatan ruas jalan Jawi-Sipot di Kecamatan Sungai Mas. Jalan yang selama ini menjadi sorotan warga karena kondisi jurangnya yang curam dan kerap menjadi lokasi kecelakaan kini mendapatkan penanganan serius.

Penanganan tahap awal difokuskan pada tanjakan Gunong Alue Surin yang selama bertahun-tahun kerap dikeluhkan masyarakat. Kondisi jalan di kawasan tersebut rusak parah, dengan tanjakan curam dan badan jalan yang mengancam keselamatan pengendara. Beberapa kali kecelakaan tercatat di lokasi ini, termasuk insiden tergulingnya sebuah mobil beberapa waktu lalu akibat kerusakan jalan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Fadly Octora, melalui Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Beni Hardi, menyatakan bahwa perbaikan ini menjadi prioritas pemerintah daerah.

“Kawasan Gunong Alue Surin itu selama ini sering dikeluhkan oleh masyarakat setempat karena kondisinya yang rusak parah dan mengancam keselamatan pengendara saat melintas,” kata Beni, Selasa (5/5/2026).

Beni menambahkan, kondisi di Gunong Surin memang memprihatinkan. Selain tanjakannya yang curam, badan jalannya juga mengalami kerusakan signifikan. “Jika tidak segera ditangani sangat berbahaya bagi warga. Melalui anggaran tahun ini kita lakukan penanganan serius di titik tersebut,” ujarnya.

Menurut Beni, jalan Jawi-Sipot bukan sekadar penghubung antardesa, melainkan akses utama bagi masyarakat untuk memobilisasi hasil pertanian dan perkebunan di Kecamatan Sungai Mas. Perbaikan ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan sekaligus mendukung perekonomian warga.

Pekerjaan dilaksanakan oleh CV Surya Belantara Indo Niaga dengan nilai kontrak Rp471.251.000 yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun anggaran 2026. Saat ini progres pekerjaan mencapai 10 persen pada tahap Penyiapan Badan Jalan (PBJ) untuk membentuk ulang struktur jalan sesuai standar geometrik yang aman.

Proyek ini juga mendapatkan pendampingan dan pengawasan langsung dari Jaksa Pengacara Negara (JPN) Kejaksaan Negeri Aceh Barat.

PUPR Aceh Barat berharap penanganan ruas jalan ini akan berdampak langsung pada kesejahteraan ekonomi masyarakat. “Petani tidak perlu lagi khawatir akan kendala transportasi yang menghambat distribusi hasil panen mereka,” tutup Beni.

Yusnita

Recent Posts

UKM Olahraga CUP Se-Aceh 2026 Digelar di Meulaboh, 210 Peserta Bertanding di Catur dan Mobile Legends

Meulaboh – UKM Olahraga Universitas Teuku Umar (UTU) menyelesaikan penyelenggaraan UKM Olahraga CUP Se-Aceh 2026…

1 minggu ago

Potensi Batubara Raksasa Barat Selatan Aceh: Berkah Ekonomi atau Bom Waktu Lingkungan?

Meulaboh – Cadangan batubara di wilayah Barat Selatan Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Barat dan sekitarnya,…

3 minggu ago

Kontroversi Pembakaran Gedung Fakultas Pertanian USK: Bentrok Mahasiswa Berujung Kerugian Miliaran

Banda Aceh – Gedung laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) di Banda Aceh hangus…

3 minggu ago

PUPR Aceh Barat Operasikan AMP Mini Atasi Jalan Rusak Akibat Hauling Batubara

Meulaboh – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Barat mengoperasikan Asphalt Mixing…

1 bulan ago

HIMMAFORIA 2026 Sukses Dongkrak UMKM, Perputaran Uang Diperkirakan Capai Rp698 Juta

ACEH BARAT — Rangkaian kegiatan HIMMAFORIA 2026 yang berlangsung selama tiga hari tiga malam, pada…

1 bulan ago

Efisiensi Anggaran Pusat Menggerus APBD Daerah, PUPR Aceh Barat Terpaksa Tambal Sulam Jalan

Aceh Barat – Kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat melalui Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025…

1 bulan ago

This website uses cookies.