Lingkungan

Bupati Aceh Barat Ultimatum PT. Magellanic, Wangsa: Jangan Main di Tanah Rakyat Tanpa Tanggung Jawab

Meulaboh – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat bersuara lantang terhadap perusahaan tambang emas PT. Magellanic Garuda Kencana (MGK). Dalam sidang paripurna DPRK Aceh Barat, Selasa, 15 Juli 2025, Wakil Bupati Said Fadheil membacakan jawaban resmi Bupati yang menyatakan bahwa Pemkab telah mengultimatum perusahaan tambang tersebut agar segera memenuhi kewajiban operasionalnya sesuai izin yang dimiliki.

“Pemerintah Kabupaten Aceh Barat sudah memberikan ultimatum untuk memenuhi kewajiban operasional sesuai izin yang dimiliki,” kata Said Fadheil dalam sidang pembahasan Laporan Pertanggungjawaban APBK 2024.

Namun, ancaman pemerintah tak berhenti di situ. Jika PT. MGK tetap mangkir dari tanggung jawab, tidak menjalankan aktivitas usaha, mengabaikan reklamasi, atau melanggar ketentuan izin lainnya maka Pemkab menyatakan siap mengusulkan pencabutan izin usaha pertambangan (IUP) kepada Gubernur Aceh

“Jika tidak aktif, tidak melakukan reklamasi, atau melanggar ketentuan izin, kami akan mengusulkan pencabutan IUP kepada Gubernur,” tegasnya.

Ketua Umum Wahana Generasi Aceh (Wangsa), Jhony Howord, menyebut ultimatum ini sebagai kemenangan kecil untuk akal sehat dan keadilan ekologis di Aceh Barat. “Ini bukan sekadar pernyataan, ini ultimatum resmi dalam forum resmi. Jangan main di tanah rakyat tanpa tanggung jawab,” ujarnya saat dimintai keterangan.

Menurut Jhony, Wangsa akan terus mengawal proses ini, termasuk menanti hasil investigasi lapangan yang sebelumnya dilakukan oleh Polda. “Polda sudah turun, tapi informasi lanjutannya belum disampaikan ke publik. Kami tunggu transparansi dan akuntabilitasnya,” tambahnya.

Terkait suara-suara sumbang yang menuding Wangsa hanya mencari panggung atau bermain di arena elektabilitas, Jhony tak ambil pusing. “Silakan tuding. Tapi konsistensi kami bisa dilihat secara nyata. Bukan debat kusir atau balas pantun di media,” katanya lugas.

Sampai tulisan ini ditayangkan belum ada informasi dari pihak perusahaan.

Redaksi

Recent Posts

Mandiri dengan AMP Mini, PUPR Aceh Barat Mulai Sisir “Ranjau” Jalan di Blang Beurandang

MEULABOH – Hanya beberapa hari setelah diluncurkan secara resmi, alat pemanas aspal portabel atau Asphalt…

10 jam ago

Membendung Bahang Banjir Meulaboh: Ambisi Rp300 Miliar di Meja Pusat

MEULABOH – Wajah Kota Meulaboh dalam beberapa tahun ke depan dipertaruhkan di meja kerja Kementerian…

14 jam ago

Atasi Persoalan Infrastruktur, Pemkab Aceh Barat Luncurkan AMP Mini untuk Percepatan Perbaikan Jalan

MEULABOH – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat resmi memulai langkah strategis dalam penanganan infrastruktur jalan dengan…

2 hari ago

Akses ke Sekolah Rusak Bertahun-tahun, PUPR Aceh Barat Genjot Pembangunan Jalan di Panton Reu

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tengah mengerjakan peningkatan…

1 minggu ago

Cara Aceh Barat Mengubah Perpustakaan Menjadi Inkubator Ekonomi Kreatif

MEULABOH – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Aceh Barat tengah bersiap menggeser paradigma perpustakaan…

2 minggu ago

Dinas PUPR Aceh Barat Percepat Pemadatan Pondasi Jalan Rimba Langgeh–Suak Bidok

Meulaboh – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Barat mempercepat pekerjaan infrastruktur…

2 minggu ago

This website uses cookies.