Tokoh

Zulfikar Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif Dewan Paling Merakyat pada Luminary Award WANGSA 2025

Meulaboh, Aceh Barat – Wakil dua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat, Zulfikar, menerima penghargaan sebagai Tokoh Inspiratif Dewan Paling Merakyat dalam ajang Luminary Award WANGSA 2025. Penghargaan ini diberikan pada malam puncak Grand Launch Rumoh Rakyat, pusat edukasi dan pemberdayaan masyarakat yang digagas Yayasan Wahana Generasi Aceh (WANGSA), di Desa Langung, Kecamatan Meureubo, Jumat (26/9/2025).

Luminary Award WANGSA merupakan ajang penghargaan yang menyoroti tokoh lokal dan regional yang dinilai memiliki kontribusi nyata dalam perubahan sosial. Dalam kategori “Tokoh Dewan Paling Merakyat”, Zulfikar diapresiasi atas komitmennya mendekatkan fungsi legislatif kepada masyarakat melalui dialog terbuka, advokasi kepentingan publik, dan kehadiran aktif di lapangan.

Ketua Umum WANGSA, Jhony Howord, mengatakan penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan publik terhadap peran wakil rakyat yang mampu menjembatani kebijakan dengan aspirasi warga.

“Zulfikar menunjukkan keteladanan dalam menjaga komunikasi dua arah dengan masyarakat. Sikapnya yang terbuka dan kesediaan turun langsung ke desa-desa menjadikannya sosok dewan yang benar-benar merakyat,” ujar Jhony.

Dalam sambutannya, Zulfikar menyampaikan rasa terima kasih atas apresiasi yang diberikan.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh masyarakat Aceh Barat yang terus memberi masukan dan dukungan. Saya berkomitmen untuk menjaga kepercayaan ini dengan terus bekerja bagi kepentingan rakyat,” katanya.

Acara penganugerahan berlangsung di hadapan pejabat pemerintah, tokoh masyarakat, mahasiswa, dan perwakilan komunitas kreatif. Luminary Award Zulfikar 2025 menjadi bagian dari upaya Yayasan WANGSA mendorong generasi muda dan pemimpin daerah untuk menampilkan kepemimpinan yang inklusif, progresif, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan (SDGs).

Redaksi

Recent Posts

NgoPI Disertasi Edisi ke-63 Program Doktor Fiqh Modern UIN Ar-Raniry Bahas Rekonstruksi Model Restorative Policing Berbasis Maqashid al-Syari’ah

Banda Aceh – Program Studi Doktor (S3) Fiqh Modern Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh kembali…

2 hari ago

Ketua BEM Ekonomi dan Bisnis UTU: Pelaporan Jhony Howord oleh PT SCY adalah Bentuk Pembungkaman terhadap Aktivis (11/07/26)

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Teuku Umar (BEM Ekonomi dan Bisnis…

3 minggu ago

Prof. Dr. Nyak Amir Terpilih Rektor Universitas Teuku Umar Periode 2026-2030

Raih 24 Suara atau 85,71 Persen dalam Pemilihan Senat Prof. Dr. Nyak Amir, S.Pd., M.Pd.…

1 bulan ago

UKM Olahraga CUP Se-Aceh 2026 Digelar di Meulaboh, 210 Peserta Bertanding di Catur dan Mobile Legends

Meulaboh – UKM Olahraga Universitas Teuku Umar (UTU) menyelesaikan penyelenggaraan UKM Olahraga CUP Se-Aceh 2026…

1 bulan ago

Potensi Batubara Raksasa Barat Selatan Aceh: Berkah Ekonomi atau Bom Waktu Lingkungan?

Meulaboh – Cadangan batubara di wilayah Barat Selatan Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Barat dan sekitarnya,…

2 bulan ago

Kontroversi Pembakaran Gedung Fakultas Pertanian USK: Bentrok Mahasiswa Berujung Kerugian Miliaran

Banda Aceh – Gedung laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) di Banda Aceh hangus…

2 bulan ago

This website uses cookies.