Categories: Uncategorized

Ketua BEM Ekonomi dan Bisnis UTU: Pelaporan Jhony Howord oleh PT SCY adalah Bentuk Pembungkaman terhadap Aktivis (11/07/26)

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Teuku Umar (BEM Ekonomi dan Bisnis UTU), Ahmad Saifullah, mengecam keras pelaporan yang dilakukan PT Sumber Cipta Yoenanda (PT SCY) terhadap aktivis Jhony Howord, Ketua Umum Wahana Generasi Aceh (Wangsa).

Menurut Ahmad, langkah perusahaan yang melaporkan Jhony Howord ke aparat penegak hukum merupakan upaya sistematis untuk membungkam suara kritis yang menolak penggunaan Jalan Pendidikan sebagai jalur pengangkutan limbah FABA.

“Pelaporan ini jelas bukan sekadar proses hukum biasa. Ini adalah bentuk pembungkaman terhadap aktivis yang berani menentang aktivitas perusahaan yang membahayakan kawasan pendidikan. Jhony Howord hanya menyuarakan kepentingan mahasiswa dan masyarakat, tapi malah dilaporkan,” ujar Ahmad.

Ahmad saifullah menjelaskan bahwa Jhony Howord bersama warga dan mahasiswa sebelumnya menolak pengangkutan limbah FABA oleh PT SCY yang melintasi Jalan Lintas Pendidikan di Gampong Gunong Kleng, Kecamatan Meureubo. Jalan tersebut merupakan akses utama menuju kampus UTU dan STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh. Penolakan itu didasari kekhawatiran akan keselamatan pengguna jalan, kerusakan infrastruktur, serta risiko kesehatan akibat debu limbah di dekat kawasan pendidikan.

Menurut Ahmad, alih-alih merespons kritik dengan memperbaiki tata kelola dan memenuhi perizinan, PT SCY justru memilih jalur pelaporan terhadap aktivis. Ia menilai langkah ini sebagai upaya untuk menciptakan efek jera bagi siapa pun yang berani mengkritik operasional perusahaan di kawasan sensitif pendidikan.

“Ini sangat berbahaya. Ketika perusahaan bisa dengan mudah melaporkan aktivis yang menyuarakan kepentingan publik, maka ruang demokrasi dan kontrol sosial akan semakin menyempit. Aparat penegak hukum jangan sampai menjadi alat untuk membungkam suara kritis,” tegas Ahmad.

Ia menegaskan bahwa BEM Ekonomi dan Bisnis UTU berdiri tegas bersama Jhony Howord dan seluruh aktivis yang memperjuangkan agar Jalan Pendidikan tidak dijadikan jalur industri. Menurutnya, pelaporan ini justru memperkuat dugaan bahwa perusahaan berupaya menghindari pengawasan publik terhadap legalitas dan dampak operasionalnya.

Ahmad mendesak aparat penegak hukum untuk tidak terjebak dalam upaya pembungkaman aktivis. Ia meminta agar pemeriksaan lebih difokuskan pada legalitas pengangkutan dan penumpukan limbah FABA oleh PT SCY, termasuk izin penggunaan jalan dan dampaknya terhadap kawasan pendidikan.

“Jangan biarkan aktivis yang membela pendidikan dan lingkungan menjadi korban. Kami menuntut agar PT SCY bertanggung jawab penuh atas operasionalnya, bukan malah membungkam orang-orang yang mengingatkan mereka,” kata Ahmad.

BEM Ekonomi dan Bisnis UTU menyatakan akan terus mengawal kasus ini dan mendukung perjuangan Jhony Howord serta Wangsa dalam mempertahankan integritas kawasan pendidikan dari ancaman aktivitas industri yang tidak bertanggung jawab.

Yusnita

Recent Posts

Prof. Dr. Nyak Amir Terpilih Rektor Universitas Teuku Umar Periode 2026-2030

Raih 24 Suara atau 85,71 Persen dalam Pemilihan Senat Prof. Dr. Nyak Amir, S.Pd., M.Pd.…

2 minggu ago

UKM Olahraga CUP Se-Aceh 2026 Digelar di Meulaboh, 210 Peserta Bertanding di Catur dan Mobile Legends

Meulaboh – UKM Olahraga Universitas Teuku Umar (UTU) menyelesaikan penyelenggaraan UKM Olahraga CUP Se-Aceh 2026…

4 minggu ago

Potensi Batubara Raksasa Barat Selatan Aceh: Berkah Ekonomi atau Bom Waktu Lingkungan?

Meulaboh – Cadangan batubara di wilayah Barat Selatan Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Barat dan sekitarnya,…

1 bulan ago

Kontroversi Pembakaran Gedung Fakultas Pertanian USK: Bentrok Mahasiswa Berujung Kerugian Miliaran

Banda Aceh – Gedung laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) di Banda Aceh hangus…

1 bulan ago

PUPR Aceh Barat Operasikan AMP Mini Atasi Jalan Rusak Akibat Hauling Batubara

Meulaboh – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Barat mengoperasikan Asphalt Mixing…

2 bulan ago

HIMMAFORIA 2026 Sukses Dongkrak UMKM, Perputaran Uang Diperkirakan Capai Rp698 Juta

ACEH BARAT — Rangkaian kegiatan HIMMAFORIA 2026 yang berlangsung selama tiga hari tiga malam, pada…

2 bulan ago

This website uses cookies.