Raih 24 Suara atau 85,71 Persen dalam Pemilihan Senat
Prof. Dr. Nyak Amir, S.Pd., M.Pd. resmi terpilih sebagai Rektor Universitas Teuku Umar (UTU) untuk periode 2026–2030. Pemilihan berlangsung Kamis (25/6) di Ruang Rapat Senat UTU melalui pemungutan suara anggota Senat dan perwakilan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
Berdasarkan hasil penghitungan suara resmi, Prof. Nyak Amir memperoleh dukungan mayoritas 24 suara atau 85,71 persen. Kandidat lain, Dr. Ir. Irwansyah, S.T., M.Eng., IPM., meraih 4 suara (14,29 persen), sementara Prof. Dr. Iskandar AS., S.Pd., M.App.Ling. tidak memperoleh satu suara pun.
Sebelum terpilih memimpin UTU, Prof. Nyak Amir merupakan Guru Besar Universitas Syiah Kuala (USK). Ia saat ini masih menjabat Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum di UTU. Di luar kampus, ia pernah menduduki posisi strategis nasional sebagai Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI).
Dalam pemaparan visi, misi, dan program kerja di hadapan Senat, Prof. Nyak Amir membawa gagasan besar: menjadikan UTU sebagai universitas riset berdampak dengan pendekatan sainteknopreneurship berbasis agroindustri dan kemaritiman yang berdaya saing global. Langkah strategis yang disiapkan mencakup penguatan tata kelola, peningkatan mutu pendidikan, transformasi digital, internasionalisasi, kemitraan strategis, serta pengembangan ekosistem sainteknopreneurship untuk mewujudkan target “UTU SMART Campus Excellence” dan “UTU GEMILANG”.
Proses pemilihan diselenggarakan Panitia Pemilihan Rektor yang diketuai Dr. T. Alamsyah, S.K.M., M.P.H., dengan Dr. Eza Aulia, S.H., M.H. sebagai Sekretaris dan Dr. Ir. Fitriadi, S.T., M.T., IPM. sebagai anggota. Panitia memastikan seluruh tahapan berjalan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan objektivitas.
Ketua Panitia, Dr. T. Alamsyah, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat. “Panitia menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Senat Universitas Teuku Umar, para calon rektor, sivitas akademika, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya proses pemilihan dengan baik. Seluruh tahapan berjalan secara tertib, demokratis, dan akuntabel sehingga menghasilkan proses yang kredibel serta mencerminkan kedewasaan institusi dalam menjalankan tata kelola perguruan tinggi,” ujarnya.
Keberhasilan pemilihan ini menandai babak baru bagi Universitas Teuku Umar untuk memperkuat kolaborasi internal dan mempercepat pencapaian target sebagai perguruan tinggi unggul berdaya saing global.


