Tokoh

Kechik Tami Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif Penggerak Semangat Sportivitas Pemuda

Meulaboh, Aceh Barat – Dedikasi dalam menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan generasi muda mengantarkan Bustami, yang akrab disapa Kechik Tami, meraih penghargaan Tokoh Inspiratif Penggerak Semangat Sportivitas Pemuda pada malam puncak Luminary Award WANGSA 2025 yang digelar di Desa Langung, Kecamatan Meureubo, Jumat malam. Penghargaan ini diberikan oleh Yayasan Wahana Generasi Aceh (WANGSA) sebagai bentuk apresiasi atas kiprah Kechik Tami yang konsisten memanfaatkan olahraga, khususnya sepak bola, sebagai sarana pembinaan karakter pemuda.

Kechik Tami dikenal luas sebagai penggerak berbagai turnamen sepak bola lokal, mulai dari tingkat gampong hingga kabupaten. Kegiatan yang ia inisiasi tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah mempererat persaudaraan antar-pemuda. Dengan pendekatan inklusif, ia kerap mengajak anak-anak muda dari beragam latar belakang untuk berpartisipasi, menjadikan olahraga sebagai jembatan kebersamaan sekaligus ruang pembelajaran nilai-nilai fair play.

Ketua Umum WANGSA, Jhony Howord, menilai kontribusi Kechik Tami melampaui sekadar penyelenggaraan turnamen.

“Kechik Tami berhasil menghadirkan olahraga sebagai media pembinaan mental dan sosial bagi generasi muda. Melalui sepak bola, ia menanamkan nilai sportivitas, disiplin, dan kebersamaan yang sangat dibutuhkan di tengah tantangan sosial hari ini,” ujar Jhony.

Dalam pesannya usai menerima penghargaan, Kechik Tami menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini mendukung upaya pembinaan olahraga di Aceh Barat.

Penghargaan Tokoh Inspiratif Penggerak Semangat Sportivitas Pemuda menegaskan posisi Kechik Tami sebagai sosok penting dalam ekosistem olahraga Aceh Barat. Ia membuktikan bahwa komitmen dan keteladanan mampu menyalakan semangat generasi pecinta sepak bola, sekaligus memberi harapan bagi lahirnya talenta-talenta baru yang dapat mengharumkan daerah di kancah yang lebih luas.

Redaksi

Recent Posts

NgoPI Disertasi Edisi ke-63 Program Doktor Fiqh Modern UIN Ar-Raniry Bahas Rekonstruksi Model Restorative Policing Berbasis Maqashid al-Syari’ah

Banda Aceh – Program Studi Doktor (S3) Fiqh Modern Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh kembali…

2 hari ago

Ketua BEM Ekonomi dan Bisnis UTU: Pelaporan Jhony Howord oleh PT SCY adalah Bentuk Pembungkaman terhadap Aktivis (11/07/26)

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Teuku Umar (BEM Ekonomi dan Bisnis…

3 minggu ago

Prof. Dr. Nyak Amir Terpilih Rektor Universitas Teuku Umar Periode 2026-2030

Raih 24 Suara atau 85,71 Persen dalam Pemilihan Senat Prof. Dr. Nyak Amir, S.Pd., M.Pd.…

1 bulan ago

UKM Olahraga CUP Se-Aceh 2026 Digelar di Meulaboh, 210 Peserta Bertanding di Catur dan Mobile Legends

Meulaboh – UKM Olahraga Universitas Teuku Umar (UTU) menyelesaikan penyelenggaraan UKM Olahraga CUP Se-Aceh 2026…

1 bulan ago

Potensi Batubara Raksasa Barat Selatan Aceh: Berkah Ekonomi atau Bom Waktu Lingkungan?

Meulaboh – Cadangan batubara di wilayah Barat Selatan Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Barat dan sekitarnya,…

2 bulan ago

Kontroversi Pembakaran Gedung Fakultas Pertanian USK: Bentrok Mahasiswa Berujung Kerugian Miliaran

Banda Aceh – Gedung laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) di Banda Aceh hangus…

2 bulan ago

This website uses cookies.