BEM se-Aceh Gelar Rapat Akbar di Banda Aceh, USK Jadi Tuan Rumah

Banda Aceh — Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Aceh (BEM se-Aceh) akan menggelar Rapat Akbar lanjutan pada Sabtu, 22 November 2025, di Universitas Syiah Kuala (USK). Agenda ini disampaikan melalui undangan resmi yang ditandatangani Presiden Mahasiswa BEM USK, Muhammad Ikram.

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari konsolidasi sebelumnya yang melibatkan berbagai perguruan tinggi di Aceh. Dalam surat itu, BEM USK mengundang pimpinan BEM dari seluruh kampus yang tergabung dalam aliansi BEM se-Aceh untuk hadir pada pertemuan tersebut.

Waktu pertemuan akan menyesuaikan, sementara lokasi dipastikan berlangsung di lingkungan Universitas Syiah Kuala.

 

Puluhan Kampus Diundang

 

Lampiran undangan mencatat setidaknya 35 perguruan tinggi di Aceh menerima undangan resmi. Daftarnya mencakup universitas negeri, swasta, politeknik, sekolah tinggi agama, hingga institusi seni dan kesehatan. Di antaranya Universitas Muhammadiyah Aceh, UIN Ar-Raniry, Universitas Malikussaleh, Universitas Teuku Umar, Politeknik Negeri Lhokseumawe, hingga Institut Seni Budaya Indonesia Aceh.

Kehadiran puluhan lembaga ini menandai upaya konsolidasi besar organisasi mahasiswa di Aceh menjelang akhir tahun akademik.

 

Penguatan Koordinasi Mahasiswa

 

Meski surat tidak merinci agenda spesifik rapat, format dan skala undangan mengindikasikan adanya langkah konsolidasi yang lebih luas dalam struktur BEM se-Aceh. Pertemuan tersebut diperkirakan menjadi forum untuk menyatukan pandangan antar-BEM dalam berbagai isu strategis kemahasiswaan di Aceh.

Surat ditutup dengan ajakan agar seluruh pimpinan BEM hadir sebagai bentuk kerja sama antarorganisasi mahasiswa di provinsi tersebut.